Saturday, 18 June 2011

Khalifah Umar dan Seorang Anak Pengembala


Abdullah bin Dinar ra menyampaikan tentang perjalanannya bersama Khalifah Umar Ibn Khattab ra. Ia mengatakan, “Aku berjalan bersama khalifah Umar diluar kota Madinah dan beristirahat di suatu tempat. Kami melihat seorang anak yang sedang mengembalakan dombanya turun dari gunung dan bertemu dengan kami. TImbul keinginan di hati Khalifah Umar untuk menguji keimanan sang anak gembala tersebut."

Khalifah Umar berkata kepadanya, “Wahai anak penggembala, Maukah Engkau menjual seekor domba mu kepadaku?”
Anak kecil penggembala itu menjawab, “Aku bukan pemilik domba ini, aku hanya seorang pemegang amanah yang mengembalakan domba tuanku.” 

Khalifah Umar tersenyum dan berkata, “Katakanlah kepada tuanmu bahwa salah seekor dombanya dimakan serigala.”
Anak itu terdiam dan dengan muka memucat, ia menatap wajah Khalifah Umar, sembari berkata, “Aku dapat berbohong kepada manusia, tapi dimanakah Allah?”
Mendengar kalimat yang begitu lugas dari lisan seorang anak kecil, maka menangislah Khalifah Umar. Kemudian Khalifah Umar mengajak anak pengembala tersebut  kepada tuannya untuk kemudian memerdekakannya. 

Khalifah Umar berkata pada anak itu, “Kalimat yang telah engkau ucapkan tadi telah membebaskanmu di dunia ini, aku berharap kalimat-kalimat tersebut juga akan membebaskanmu kelak di akhirat.”

Wednesday, 15 June 2011

Kisah Seorang Ibu

Aisyah rha. berkata, "Aku didatangi oleh seorang wanita miskin yang membawa dua anaknya dan meminta sesuatu kepadaku karena kelaparan yang mendera mereka. Aku memberinya dengan 3 butir kurma. Aku melihatnya membagikan kepada anak-anaknya masing-masing 1 butir kurma dan kurma terakhir yang tersisa akan dimakannya sendiri. Ketika ia akan melakukannya, kedua anaknya memintanya. Maka dia pun membelah kurma yang akan dimakannya tersebut menjadi 2 bagian agar kedua anaknya memperoleh jatah yang sama sedang ia sendiri tidak memakannya sama sekali. Aku sangat kagum dengan apa yang dilakukannya dan menceritakan hal ini kepada Rasulullah Saw. Kemudian Rasulullah bersabda, 'Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah memastikan baginya surga dan mengharamkan baginya neraka dengan perbuatannya tersebut.'" (HR Muslim)