Monday, 15 August 2011

Teladan Rasulullah Saw dalam Berbuka Puasa


“Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: ‘Salaamun alaikum.’ Rabb mu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al An’am [6]:54)

Dalam suatu kesempatan berbuka puasa, hamba itu berada di dekat guru yang dihormatinya dan bertanya kepadanya seperti apa Rasulullah Saw berbuka puasa.

Sang guru berkata kepadanya, “Rasulullah Saw selalu menyegerakan berbuka”.

Dalam suatu hadish shahih disebutkan, “Ummatku akan tetap berada diatas sunnahku selama mereka tidak menunda-nunda berbuka puasa hingga munculnya bintang” (HR Ibnu Hibban)

Kemudian sang guru melanjutkan penjelasannya. “Ketika Adzan Maghrib berkumandang, Rasulullah membaca Basmallah dan meminum seteguk air putih diiringi dengan doa yang shahih:

        “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.”

“Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki” (HR Abu Daud)

Setelah itu Rasulullah Saw mengambil beberapa butir kurma dalam jumlah yang ganjil (1,3 atau 5) untuk dikonsumsi dan memakannya dengan perlahan.

Selesai mengkonsumsi kurma, Rasullah Saw berdoa dengan mengangkat kedua tangannya untuk beberapa saat hingga kemudian menunaikan ibadah shalat Maghrib.

‎"Sesungguhnya orang yang berpuasa itu mempunyai satu kesempatan doa yang tidak akan ditolak pada saat ia berbuka" (HR Ibnu Majah & Al Hakim)

Wallahu 'alam Bissawab
M. Fachri

No comments:

Post a Comment